11/03/12

"Pengaruh teman sepermainan dalam Membentuk Kepribadian"

Membaca dapat Berdampak Positif

Sebuah keluarga telah membeli rumah baru pada suatu kota, dalam keluarga tersebut terdapat seorang anak remaja wanita yang bernama Aulia. Setelah memiliki waktu yang tepat, kemudian keluarga tersebut segera pindah ke rumah baru mereka. Aulia, anak dari keluarga tersebut memiliki teman baru yang bernama Ayu yang tinggalnya tidak jauh dari rumahnya. Mereka saling berkenalan satu sama lain, mereka membicarakan segala hal tentang diri mereka masing-masing,dll. Kemudian 1 bulan kemudian, orang tua Aulia pergi selama 1 minggu ke luar kota karena pekerjaan mereka, kemudian orang tua Aulia menitipkan anaknya kepada keluarga Ayu. Akhirnya, Aulia menginap di rumah Ayu selama 1 minggu.

Ayu adalah anak yang sangat gemar membaca, dia hanya memiliki waktu yang sedikit untuk bermain. Dari kegemarannya itu, Ayu memiliki kepribadian yang rajin. Ayu sangat rajin belajar, sehingga dia dapat dikatakan anak yang pintar. Selama Aulia tinggal bersama Ayu, Ketika Aulia kesulitan dalam mengerjakannya PR-nya, Ayu selalu membantu menyelesaikannya dengan cepat dan tepat, dan Aulia pun heran atas kecerdasan Ayu. Aulia ingin sepintar Ayu, kemudian ia mencari tahu apa yang membuat Ayu menjadi anak yang pintar. Selama ini ia hanya melihat Ayu menghabiskan hampir seluruh waktunya dengan membaca, dan ia bertanya kepada Ayu apa yang membuat Ayu merasa tidak jenuh yang terus membaca di waktu luang. Kemudian Ayu menjelaskan kepada Aulia dengan membaca kita akan mengetahui banyak informasi, semakin kita memiliki banyak informasi semakin luas wawasan kita. Aulia sangat termotivasi atas perkataan yang Ayu katakan, ia mencerna baik-baik tiap kata yang Ayu katakan. Akhirnya, Aulia mencoba membiasakan diri melakukan apa yang dilakukan teman sepermainannya yaitu menghabiskan waktu dengan membaca. Ayu membantu Aulia dengan meminjamkan buku-buku ensiklopedianya. Setelah beberapa hari Aulia mencoba, akhirnya ia terbiasa membaca di waktu luang.

Satu minggu telah usai, orangtua Aulia telah kembali dan menjemput Aulia. Aulia segara membawa barang-barangnya dan pulang ke rumahnya. Keesokkan harinya, Aulia meminta kepada orang tuanya bahwa ia ingin dibelikan banyak buku yang menyangkut pengetahuan. Orang tuanya sangat senang mendengar hal itu dan membelikan buku-buku yang Aulia inginkan. Aulia selalu membawa buku-buku yang baru ia beli ke rumah Ayu dan mengajak Ayu untuk membaca bersama, ia selalu haus akan informasi. Akibat kebiasaan gemar membaca, Aulia dapat membaca dengan cepat dan di puji oleh teman-temannya serta Aulia menjadi anak yang pintar. Aulia dan Ayu sudah berteman cukup lama dan selalu menjaga hubungan pertemanan mereka dengan baik. Mereka selalu melakukan hal positif bersama-sama. Mereka pergi ke toko buku dua minggu sekali untuk mencari buku-buku ilmu pengetahuan terbaru. Mereka telah membuat jadwal kapan mereka harus belajar bersama dan jika ada PR mereka saling membantu dalam menyelesaikan PRnya. Aulia kini memiliki kepribadian yang rajin, ia selalu mengerjakan PR-nya, ia selalu belajar dengan tekun, dan ia selalu menghabiskan waktu luangnya dengan hal positive yaitu membaca.

Kesimpulan :

Aulia dan Ayu merupakan anak remaja, dimana pada masa remaja seorang individu sedang mencari jati dirinya, sehingga apabila dalam bergaul ia menemukan orang-orang yang benar/salah maka dia dapat terjerumus kedalamnya. Ayu memiliki kepribadian yang cukup baik, Ayu gemar membaca yang merupakan dasar seseorang menjadi rajin belajar. Dengan kita gemar membaca maka kita akan lebih rajin belajar dan tidak merasa terbebani karena hal yang dilakukan merupakan hal yang kita suka. Ayu merupakan teman sepermainan Aulia dimana mereka mempunyai kegiatan-kegiatan yang hampir sama sebagai pelajar atau anak remaja. Karena Aulia selalu bersama Ayu dalam melakukan kegiatan-kegiatan tertentu akibatnya Aulia menemukan nilai-nilai baru yang tidak ia peroleh dari lingkungan keluarganya. Aulia yang dulunya tidak memiliki kepribadian rajin dalam belajar sekarang setelah ia berteman dengan Ayu yang rajin belajar akhirnya ia terpengaruh menjadi anak yang rajin. Bahkan dia memliki kebiasaan yang baik yaitu gemar membaca. Hal tersebut dapat terjadi karena adanya pengaruh berupa sebuah dorongan (motivasi) dan keinginan yang sangat kuat sehingga secara cepat dapat merubah kepribadian seseorang.

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar