10/06/12

PERANAN KINGDOM ANIMALIA


PERANAN PORIFERA :
1. Spongia dan Hippospongia  digunakan sebagai spons mandi
2. Zat kimia yang dikeluarkan memiliki potensi  untuk mengobati kanker kulit
3. Kerugiannya suka melekat pada tiram sehingga menurunkan kualitas
4. Porifera mampu bersimbiosis dengan bakteri yang menghasilkan “bioaktif”. Bioaktif ini dapat
    dimanfaatkan sebagai bahan baku obat

PERANAN COELENTERATA
1. Sebagai komponen utama pembentuk terumbu
    karang
2. Fungsi terumbu karang:
    - tempat hidup berbagi jenis tumbuhan dan hewan
      laut
    - sebagai obyek wisata bawah laut
    - sebagai penahan ombak/mencegah pengikisan
      pantai
3. Sebagai sumber makanan dan bahan kosmetik, misal ubur-ubur (Aurelia aurita)
4. Sebagai hiasan pada akuarium, misal anemon laut (Metridium sp) dan gelang (Euplexaura antipathes /
    akar bahar)

PERANAN PLATYHELMINTHES
  1. Planaria sebagai makanan ikan
  2.  Cacing hati parasit pada sapi (Fasciola hepatica)
  3. Cacing hati parasit pada manusia (cina) (Opisthorchis sinensis) 
  4. Cacing darah (Schistosoma japonicum)
  5. Taenia saginata (parasit pada sapi)
  6. Taenia solium (parasit pada babi)


PERANAN NEMATHELMINTHES
  1. Ascaris lumbricoides parasit pada usus halus manusia
  2. Ascaris megalocephala parasit pada usus halus kuda
  3. Ascaris suilae parasit pada usu halus babi
  4. Cacing tambang (Ancylostoma duodenale) Parasit penyebab anemia
  5. Cacing kremi (Oxyuris vermicularis) autoinfeksi  Parasit pada usus besar
  6. Cacing Rambut/Filaria (Wuchereria bancrofti)  elefantisiasis parasit penyebab kaki gajah
  7. Cacing Otot - Trichinella spiralis (menyebabkan kerusakan otot)


PERANAN ANNELIDA
a.       Cacing tanah dapat menyuburkan tanah, karena membantu menghancurkan tanah, membantu aerasi tanah, serta membantu pembentukkan humus. Selain itu, dapat menjadi umpan ikan saat memancing
b.      Cacing palolo dan cacing wawo dimanfaatkan msayarakat di daerah tertentu dijadikan sebagai makanan
c.       Lintah menghasilkan zat hirudin atau zat antikoagulan atau zat anti pembekuan darah.
d.      Cacing sutra untuk makanan ikan hias, baik dalam keadaan hidup maupun kering

PERANAN MOLLUSCA
a.       Beberapa jenis kerang merupakan sumber protein hewani
b.      Kerang mutiara yang dapat ditemukan di Srilangka, India, Jepang, Indonesia, dan Autralia menghasilkan mutiara yang dapat dijadikan sebagai perhiasan
c.       Mollusca yang bercangkang indah dapat dijadikan sebagai perhiasan dan cinderamata
d.      Beberapa jenis siput merugikan karena bersifat merusak dan merupakan hospes perantara cacing hati
e.      Teredo navalis menggerek kayu galangan kapal

PERANAN ECHINODERMATA
1.       Peran yang menguntungkan
a. sebagai sumber bahan pangan; teripang bisa dibuat sop atau kerupuk, telur dari landak laut,
    babi laut maupun bintang laut dapat dimakan oleh penduduk di Pantai Pasifik
b. sebagai pupuk, kerangka kering dari Echinodermata yang telah ditumbuk halus, mengandung
    kalsium dan nitrogen yang tinggi.
c. pembersih lingkungan pantai, karena makanan Echinodermata antara lain hewan-hewan yang
           mati, sisa organik maupun kotoran hewan lainnya.
2.   Peran yang merugikan
      Merusak struktur populasi hewan lain, karena bintang laut makanannya berupa ikan termasuk kerang-kerangan dan tiram mutiara.


PERANAN ARTHROPODA
A. Menguntungkan
Crustacea :
1.       Sebagai bahan makanan yang berprotein tinggi
2.       Sebagai zooplankton yaitu menjadi sumber makanan ikan

Arachnoidea : Pengendalian populasi serangga, terutama serangga hama

Myriapoda : Membantu memecah bahan-bahan organic untuk membentuk humus

Insecta :
1.       Bahan obat-obatan tradisional, seperti madu yang dihasilkan lebah madu. ( Apis cerana , Apis mellifera , Apis indica )
2.       Bahan pembuat benang sutra, yaitu kokon yang dihasilkan ulat sutra (Bombyx mori)
3.       Membantu proses penyerbukan (golongan kupu-kupu dan lebah)
4.       Predator terhadap hama-hama tanaman pertanian
5.       Membantu menguraikan sampah-sampah organic
6.       Di bidang ekologi, Insekta merupakan salah satu mata rantai makanan yang sangat penting
7.       Dapat dijadikan sumber makanan (laron, gangsir, dan larva lebah)

B. Merugikan
Crustacea :
                  1. Merusak galangan kapal (Isopoda)
                  2. Parasit pada ikan dan kura-kura (Cirripedia dan
                      Copepoda)
                  3. Merusak saluran irigasi (Ketam)

·         Arachnoidea
1.       Sarcoptes scabei, menyebabkan penyakit kudis pada manusia
2.       Psoroptes equi kudis pada ternak (domba, kelinci, kuda)
3.       Otodectes cynotis tungau kudis telinga (kucing dan anjing)
4.        Kalajengking dan beberapa jenis laba-laba merupakan gangguan karena sengatannya

·         Insecta
1.       Parasit pada manusia (kutu kepala dan kutu busuk)
2.       Pembawa bibit penyakit (nyamuk,lalat,kecoa)
3.       Hama dan merusak tanaman budidaya (belalang, kumbang kelapa, wereng, walang sangit, dan jenis2 ulat)
4.       Perusak bahan bangunan, contoh rayap, kumbang kayu
5.       Merusak bahan makanan yang disimpan  (kumbang beras)









21/05/12

My Extraordinary Experience


Hi guys! Fia mau berbagi pengalaman nih sama kalian semua setelah mengikuti lomba diatas :)

Oke, langsung aja yaaa =D

Rabu, 14 Maret 2012
Guru Biologi Fia, bernama Ibu Tutik Indarwati mengumumkan ke kelas Fia (X-C) bahwa
"Komisi Nasional Indonesia untuk UNESCO, Kementrian Pendidikan dan Kebudayaan, bekerjasama dengan PT. L'Oreal Indonesia menyelenggarakan kegiatan L'Oreal Girls Science Camp 2012 dengan tema Space Seeds For The Future, dan mereka mengundang tim sekolah kita yang akan diwakilkan oleh 3 siswi kelas X untuk ikut berpartisipasi dalam kompetisi sains tersebut.  Tahun ini, L'Oreal Indonesia mendapat kehormatan dari LAPAN dan ITB untuk menggunakan salah satu biji tanaman yang telah dibawa ke luar angkasa selama 6 bulan dan telah dibawa kembali di bumi pada bulan Juni tahun lalu. Biji tanaman yang kemudian kita sebut sebagai Space Seeds ini adalah Biji Pacar Cina (Gardenia balsam). Sekolah kita terpilih sebagai salah satu dari 40 sekolah secara Nasional yang menerima Space Seeds tersebut. Kemudian kita akan melakukan pengamatan awal pertumbuhan biji tersebut serta membandingkan pertumbuhannya dengan 2 jenis biji lainnya yaitu biji kontrol yang tidak dibawa keluar angkasa dan bij hasil perlakuan klinostat (microgravity)."

Kemudian Bu Tutik selaku guru biologi Fia memberi kesempatan untuk siapa aja yang ingin mengikuti penelitian tersebut. Tanpa berfikir panjang lebar Fia langsung mengajukan diri untuk mengikutinya hehe =D

Fia juga di bimbing guru bio kelas XII bernama Ibu Elizabeth Rina lho :)

Penelitian dimulai pada tanggal 29 Maret 2012.
Pertama, kami menerima biji tersebut terlebih dahulu. Kami mendapat tiga jenis biji yaitu A11 , B11 , dan C11. Kami belum mengetahui yang mana biji space atau klinostat dan atau kontrol. Kami memulainya dengan merendamnya kedalam gelas plastik yang berisi air dan mendiamkannya selama 24 jam.

Jum'at, 30 Maret 2012
Kami mengambil biji tersebut dan meletakannya kedalam gelas plastik yang berisi kapas jenuh. Masing-masing gelas terdapat 2 biji.

Sabtu, 31 Maret 2012
Kami sudah mulai meneliti perkecambahan benih pada tiap jenis biji. Kami meneliti perkecambahan benih selama 4 hari. 

Selasa, 5 April 2012
Biji kami sudah mulai bertunas, dan kami mencatatnya pada log book kerja kami. Pertunasan hanya terjadi selama 1 hari saja.

Rabu, 6 April 2012
Kami sudah mulai meneliti tinggi tanaman. Dari ketiga jenis biji tersebut, terdapat perbedaan. Pada A11 lebih cepat pertumbuhannya dibandingkan B11, dan pada B11 lebih cepat pertumbuhannya dibandingkan C11. Kami belum dapat menentukan yang mana space seeds dan yang mana pula biji kontrol serta yang diberi perlakuan klinostat. Kami melakukan penelitian tinggi tanaman selama 18 hari.
Setelah kami mendapat teori dari peneliti cina yaitu Lo Zigang yang mengatakan bahwa "biji yang dibawa keluar angkasa menawarkan kesempatan pertumbuhan buah dan sayuran lebih cepat". Maka kemungkinan besar kami menduga bahwa A11 adalah space seeds.

Sabtu, 21 April 2012
Kami membuat laporan hasil pengamatan kami yang akan dikirim dengan tenggat waktu Rabu, 25 April 2012. 
Dari tanggal 21-25 April kami membuat laporan dengan kerja keras kami. Fia dan teman-teman Fia sampai menginap di rumah guru biologi Fia (Bu Tutik) supaya laporan dapat selesai tepat waktu ckckck
Fia merasakan benar membuat laporan itu tak semudah membuat makalah biasa. Sungguh menguras otak dan tenaga. Tapi, Fia menjadikan itu pengalaman yang luar biasa! Jadi, Fia sudah mempunyai pengalaman bagaimana membuat laporan yang baik, sehingga saat kuliah nanti Fia sudah mengerti bagaimana membuat skripsi/tesis dengan benar hehehe =D
Fia mendapat bagian laporan untuk menganalisa data. Wow sungguh menguras otak haha 
Tapi Fia senang bisa mengerjakannya dengan baik hehe

Setelah laporan kami dikirim.  

Pada tanggal 8 Mei 2012 sekolah Fia mendapat e-mail dari L'Oreal Girls Camp 2012.

Alhamdulillahirrobil'alamin...
Sekolah Fia (SMAN 99 Jakarta) masuk Final 15 besar dan mengalahkan 40 sekolah lainnya di tingkat Nasional ini. Fia sangaaaaaaaaaaaaaaaat bangga =') Usaha Fia tidak sia-sia =)
Ini dia e-mailnya :



I'm very happy! Fia ngga nyangka bisa masuk Final 15 besar tingkat Nasional :")

And then, Finalist got Announcement, here it is 


Kemudian langsung Fia beserta teman-teman fia (Hanna Laila Syafira dan Sinta Sofiana Putri) membuat ppt untuk dipresentasikan pada tanggal 15-16 Mei.
Kami pun berlatih mempresentasikan hasil laporan penelitian kami. Kami berlatih sebaik mungkin agar mendapat juara. Karena hadiah yang ditawarkan sangat menarik! Liat nih :
  • Juara I akan mendapat uang sebesar 7 juta dan bakalan masuk majalah GADIS
  • Juara II akan mendapat uang sebesar 6 juta
  • Juara III akan mendapat uang sebesar 5 juta
Kemudian hari H pun tiba... #jengjengjeng

Selasa, 15 Mei 2012
Jam 06.30 Fia, Hanna, dan Sinta berkumpul di depan Jambore dan langsung berangkat ke Rumah Jambuluwuk Ciawi, Bogor
Fia dispen selama 2 hari sampai tanggal 16 Mei 2012
Di hari pertama ini kita hanya bermain-main mungkin biar ngga stress :D haha

Ini nih jadwal kegiatan Fia :D
Liat nih Meeting Room-nya =>
Keren kan;;) hihi


Meeting Room inilah tempat Fia mempresentasikan laporan Fia dkk :)

Fia kaget banget ada kak Sherina Munaf ({})
Fia Foto bareng ala cover majalah gadis lhoo =D
Here I am with Sherina Munaf
Fia ada di sebelah kanan kalian ._. Cantik ngga? hihi :$

Ada science games juga lho dari rumah ilma :) Seruuuuuuuuuu banget bermain sambil belajar hehe =D

Terus ada Workshop Make Up and Make Over juga dari Maybelline New York. Fia jadi bisa dandan deh! hihi :$ ini nih hasil make up nya =>


Gaya dulu ah... haha =D



Puas foto-foto serta ngorbrol-ngobrol sama teman-teman baru dari berbagai daerah terus Fia, Hanna, dan Sinta latihan presentasi deh biar tambah mantep! hehehe

Keesokan harinya...

Mulai nih saat-saat yang menegangkan! Fia, Hanna, dan Sinta bakalan presentasi di depan 15 Finalist lainnya. Jantung udah ngga karuan dag..dig..dug..duaaarrr! haha tapi Fia coba tenangin diri dan memegang jimat Fia yaitu "Penghapus" haha
Fia ngga bisa kalo maju di depan umum tanpa "Penghapus" entah kenapa ._.

Oke lanjut...

Mulai pengambilan nomor undian dan Kami mendapat nomor urut ke... #Jengjengjeng

Nomor 7!!!!!! Wow bagus banget itu angka soalnya angka kesukaan Fia hehehe
Fia berharap dapet nomor 7 semoga membawa pulang 7 juta =D

Ketika mulai dipanggil "Selanjutnya presentasi dari SMAN 99 Jakarta" #prokprokprok

Dengan waktu 8 menit untuk presentasi kami berhasil! waktu kami pas 8 menit WOW :O
Terus mulai tanya jawab dengan waktu 4 menit sungguh saat yang genting untungnya Sinta teman Fia yang sangat cerdas ini bisa menjawab dengan lancar - Alhamdulillah yah...Sesuatu!

Fia, Hanna, Sinta optimis bakal masuk 3 besar dan ternyata...
Kami ngga masuk 3 besar :")
Dikarenakan salah hipotesa kami menduga A11 adalah space seeds dan ternyata SALAH
Ternyata A11 adalah biji kontrol, B11 adalah biji dengan perlakuan klinostat dan C11 adalah SPACE SEEDS

Langsung air mata fia mengalir sederas air terjun #lebay
Jujur aja Fia nangis karena ngga masuk 3 besar :") tapi Fia tetap berfikir positive! Fia masuk Final 15 besar aja udah hebat banget jadi apapun itu kita harus syukuri :) Walaupun sedikit galau galau gimana gitu tetap bisa bangga membawa nama SMAN 99 Jakarta dalam final L'Oreal Girls Science Camp 2012 tingkat Nasional :)

Sungguh Pengalaman yang Sangat Luar Biasa!!!!! :") Banyak banget Fia dapetin Ilmu yang sangat bermanfaat selama melaksanakan segala kegitan #LGSC2012

Terimkasih Ibu Tutik dan Ibu Rina sudah membimbing kami dalam mengikuti lomba ini :)

Terimakasih kepada Rina Tri Utami, Dininta Amadea, Grace Sara, Heni Fahriza Lubis, Marisa Safitri, Pramudita Ika Yulianti, dan Nurul yang sudah membantu dalam penelitian ini :)

Fia dapat pelajaran bahwa segala sesuatu yang di inginkan harus didasari oleh kesungguhan ngga semudah membalik telapak tangan! Tetep semangat jalanin hidup! Enjoy aja dalam menghadapi proses hidup kita dan tetap DO THE BEST!

I LOVE YOU GUYS ({}) :)

09/05/12

Phylum Coelenterata



Ciri-Ciri Filum Coelenterata :


Memiliki rongga tubuh sbg alat pencernaan 
Memiliki sel penyengat (cnidoblas/ nematokis) yang terletak pada tentakelnya akan mengeluarkan zat racun hipnotoksin 
Tubuh simetri radial
Bentuk polip (tabung) =menempel dan medusa(lonceng) = berenang bebas 
Merupakan hewan diploblastik 
Reproduksi secara sexual dan asexual.
Pencernaan secara ekstraseluler dan intraseluler.

Struktur tubuh polyp (tabung) dan medusa (lonceng)



(CNIDARIA DAN CTHENOPHORA)



KLASIFIKASI COELENTERATA

1.COELENTERATA (CNIDARIA)
  Berdasarkan bentuk yang dominan dalam siklus hidupnya, dibagi menjadi 3 kelas :
  a. HYDROZOA
      - memiliki pergiliran bentuk polip dan medusa
      - contoh : Hydra, Obelia, Physalia
  b. SCYPHOZOA
      - bentuk medusa lebih dominan
      - contoh : Ubur-ubur (Aurelia sp), Cyanea sp
  c. ANTHOZOA
      - hanya bentuk polip dengan warna tentakel berwarna warni
      - contoh : Tubastrea(koral/karang), Urticina(Anemon laut)


2. CTENOPHORA
Mempunyai bentuk bermacam-macam, seperti sisir, buah kenari, atau pipih, kebanyakan tubuhnya transparan dan dapat memancarkan cahaya (bioluminesensi)  

MANFAAT COELENTERATA

1. Sebagai komponen utama pembentuk terumbu
    karang
2. Fungsi terumbu karang:
    - tempat hidup berbagi jenis tumbuhan dan hewan
      laut
    - sebagai obyek wisata bawah laut
    - sebagai penahan ombak/mencegah pengikisan
      pantai



Siklus Hidup Coelenterata


Jantan+betinapembuahan dlm individu betinazigot – larva bersilia (planula) – berenang dan menempel pada tempat yg sesuaisilia terlepaspolip muda (skifistoma) membentuk tunas seperti tumpukan piring (strobila) kuncup paling atas akan melepasmedusa muda (efira) – medusa dewasa





07/04/12

Phylum Porifera



Ciri-ciri Filum Porifera
Tubuhnya  berpori/ memiliki  lubang-lubang kecil (ostium)
Tubuh umumnya asimetri (tidak beraturan) , beberapa simetri radial
Bentuk seperti vas bunga, mangkuk atau tabung
Belum memiliki jaringan dan organ shg disebut parazoa
Hidup secara heterotrof (makan bakteri dan plankton)
Habitat umumnya di laut beberapa spesies hidup di air tawar.
Reproduksi secara sexual maupun asexsual

Porifera memiliki 3 lapisan tubuh :

 1. Epidermis (lapisan terluar)


     Lapisan terluar dari porifera dan tersusun oleh sel sel epitel sederhana yang disebut Pinakosit

 2. Mesoglea


     Lapisan pembatas antara epidermis dan endodermis. Mesoglea pada Porifera mengandung dua macam sel yaitu:



a. Sel Ameboid
       Sel ameboid berfungsi untuk mengangkut zat makanan dan zat-zat sisa metabolisme dari sel satu ke sel lain. Sel koanosit mendapat makanansel amoebosit mendekat ke koanositsel amoebosit menyerap zat makanan dan di edarkan

b. Sel Sklerobas
     Sel Sklerobas berfungsi sebagai pembentuk spikula. Spikula adalah duri-duri yang tersusun dari zat kapur, kersik, atau protein (spongin). Komponen utama penyusun kerangka tubuh

c. Porosit untuk membuka dan menutup pori


 3. Endodermis (lapisan dalam)

   
               Endodermis adalah lapisan dalam yang terdiri dari sel-sel leher yang disebut  koanosit , yang memiliki flagel , vakuola , nukleus dan berfungsi sebagai pencerna makanan. Porifera mengeluarkan zat sisa metabolisme (Ekskresi dan Respirasi) secara difusi melalui permukaan tubuhZat sisanya dikeluarkan bersama sirkulasi air oleh spongeosol melalui oskulum.
  


voskulum    : tempat keluarnya air yang berasal dari spongosol
vmesoglea   : lapisan pembatas antara lapisan dalam dan lapisan luar
vporosit    : saluran penghubung antara pori-pori dan spongosol. tempat masuknya air.
vspongosol  : rongga di bagian dalam tubuh porifera
vameboid    : sel yang berfungsi mengedarkan makanan.
vepidermis  : lapisan terluar
vspikula    : pembentuk/penyusun tubuh
vflagel     : alat gerak koanosit
vkoanosit   : sel pelapis spongosol seta berfungsi sebagai pencerna makanan, di bagian ujungnya terdapat flagel dan di pangkalnya terdapat vakuola.

vSel Koanosit pada porifera berfungsi sebagai alat pencernaan
vSel Arkeosit pada porifera berfungsi sebagai alat reproduksi




Klasifikasi Porifera berdasarkan bahan penyusun rangka :

a.Kelas Hexactinellida (tubuh memiliki  spikula yang tersusun dari silika/zat kersik mirip bintang dengan
   lengan),contoh Euplectella aspergillum, Pheronema sp

b.Kelas Demospongiae (tubuh tersusun dari serabut spongin),contoh Spongia,Niphates

c.Kelas Calcarea (tubuh tersusun dari calsium carbonat),contoh Sycon,Clathrina

TIPE SALURAN AIR PADA PORIFERA

a. Tipe askonoid  (Askon = 1 saluran) 
pori/ostium berhubungan langsung ke spongeosol
b. Tipe sikonoid (Sikon = Saluran bercabang) 
pori / ostium dihubungkan dengan saluran bercabang dengan spongeosol
c. Tipe leukonoid (Leukon = banyak cabang)
pori / ostium banyak serta bercabang - cabang membentuk rongga – rongga kecil.

Siklus hidup Porifera


MANFAAT PORIFERA :
1. Spongia dan Hippospongia  digunakan sebagai spons mandi
2. Zat kimia yang dikeluarkan memiliki potensi  untuk mengobati kanker kulit
3. Kerugiannya suka melekat pada tiram sehingga menurunkan kualitas
4. Porifera mampu bersimbiosis dengan bakteri yang menghasilkanbioaktif”.

5. Bioaktif ini dapat dimanfaatkan sebagai bahan baku obat